LOMBA SISWA BERPRESTASI ( PUTRA ) DEVANO YOGI ALFARIZI

PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN
DARAH MANUSIA MELALUI ALAT PERAGA BLOOD CIRCULATION
A. Latar Belakang
Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk
menyampaikan informasi dan membantu untuk memahami informasi. Dengan
media kegiatan pembelajaran akan menjadi menarik dan berkesan bagi
pembelajar. Kegiatan pembelajaran menjadi efektif dan berkualitas. Untuk
menciptakan pengalaman belajar yang menghubungkan dengan kehidupan nyata,
maka diperlukan suatu media yang efektif, baik segi materi yang mampu memuat
keseluruan materi, maupun segi penggunaan yang mudah, praktis, dan tidak
menimbulkan perbedaan persepsi.
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di sekolah pada mata pelajaran
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas V khususnya materi Sistem Peredaran Darah
Manusia, sebagian besar siswa menyatakan bahwa mereka sulit memahami dan
menghafalkan proses sistem peredaran darah manusia jika hanya belajar dengan
membaca buku. Hal tersebut melatar belakangi untuk membuat sebuah media
berupa alat peraga Sistem Peredaran Darah Manusia agar memudahkan siswa
memahami materi tersebut.
B. Karya Inovasi yang Dihasilkan
Alat peraga yang digunakan untuk membantu siswa memahami materi
yaitu media blood circulation. Alat dan bahan yang digunakan adalah gabus, botol
air mineral, lem tembak, selang akuarium, pewarna makanan, gambar paru-paru,
gambar tubuh manusia. Alat dan bahan tersebut kemudian dirangkai.
C. Dampak dari Karya Tulis yang Dihasilkan
Alat peraga blood circulation membantu siswa untuk mempermudah
pemahaman materi organ peredaraan darah, peredaraan darah kecil, peredaraan
darah besar, pembuluh darah.
D. Penutup
Kesimpulan
Dengan menggunakan alat peraga blood circulation siswa dapat memahami materi, siswa menjadi aktif, dan pembelajaraan menjadi menyenangkan.
LOMBA SISWA BERPRESTASI PUTRI ( QUEENA QURRATU A'YUN )
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGHAFAL PERKALIAN DENGAN MEDIA PERTUBO (PERKALIAN MENGGUNAKAN TUTUP BOTOL)
Keterampilan menghafal pada dasarnya memang sulit dan membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Begitu juga dengan belajar, terutama matematika, tak heran jika banyak siswa merasa takut dan merasa cemas jika mendengar kata matematika. Dengan ketakutan tersebut menyebabkan kemampuan pembelajaran matematika khususnya perkalian menjadi rendah.
Berdasarkan pengamatan, keterampilan menghafal perkalian menjadi rendah dikarenakan kurangya media yang menarik untuk menghaal, oleh sebab itu perlu diatasi dengan menggunakan media yang menarik dan meningkatkan keterampilan menghafal perkalian.
Media pembelajaran merupakan sebuah alat yang digunakan untuk menyampaikan informasi agar siswa mudah memahami pelajaran yang disampaikan. Media pembelajaran yang menarik tentu membuat siapa saja tertarik.
Untuk meningkatkan keterampilan menghafal perkalian, dibutuhkan sebuah media yang dapat meningkatkan pemahaman dan juga hafalan perkalian. Media tersebut ialah pertubo. Pertubo merupakan media yang terbuat dari barang bekas ( botol air kemasan). Cara membuat pertubo cukup mudah yakni menyiapan alat dan bahan seperti botol air minum bekas, gunting, lem tembak, soldier, penggaris, pensil, spidol, tali, dan angka.
Media pertubo memudahkan siswa untuk meningkatkan keterampilan ,menghafal perkalian. Media pertubo mudah digunakan karena hanya perlu memahami konsep dari perkalian itu sendiri yaitu penjumlahan berulang
Dengan adanya media pertubo diharapkan siswa dapat menghafal dan memahami perkalian dan pembelajaran menjadi menyenangkan.